Pendampingan Masyarakat Melalui Edukasi Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal
Keywords:
Edukasi, Kearifan Lokal, Lingkungan, MasyarakatAbstract
Abstrak
Artikel ini mengkaji pendampingan masyarakat melalui edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan di tengah berbagai permasalahan ekologis yang semakin kompleks. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan akibat pendekatan edukasi yang kurang kontekstual dengan nilai dan budaya setempat. Kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat sebenarnya memiliki potensi besar sebagai media edukasi yang efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pendampingan yang dilakukan, mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang relevan dalam edukasi lingkungan, serta menilai dampaknya terhadap perubahan sikap dan perilaku masyarakat. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pendamping, dan warga, observasi partisipatif terhadap kegiatan edukasi, serta studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kearifan lokal, seperti pemanfaatan tradisi gotong royong, petuah adat, dan praktik lokal dalam menjaga alam, mampu meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Program edukasi yang kontekstual ini mendorong partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, pelestarian sumber air, dan penghijauan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pendampingan masyarakat menjadi strategi efektif untuk membangun kesadaran ekologis yang berkelanjutan.
Kata Kunci : Edukasi, Kearifan Lokal, Lingkungan, Masyarakat.



